
Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bisa dilakukan dengan mengawalinya dengan langkah – langkah kecil yang nantinya akan menjadi langkah yang besar atau peribahasanya sedikit-sedikit lama – lama akan menjadi bukit dan manfaat yang didapat tidak hanya untuk individu tapi juga untuk orang lain.
Tujuh kebiasaan ini juga menjadi pondasi menanamkan karakter yang positif kepada anak. Semua pihak berpartisipasi aktif supaya menjadi budaya.
Bagaimana peran orang tua dalam penerapan positif dan konsisten? Yaitu dengan memberikan contoh yang baik dengan cara sederhana misalnya membuat komitmen bersama keluarga : bangun pagi, ibadah, sarapan dengan makanan sehat dan bergizi maupun olahraga ringan bersama orangtua dan anak. Pembiasaan ini dapat didiskusikan dengan anak yaitu apa yang akan anak lakukan supaya anak menjalankan Kebiasaan ini dengan bahagia dan menyenangkan.
Di sekolah ada senam anak Indonesia Hebat dan melakukan berdoa bersama sebelum mulai pelajaran, adanya ekstra kurikuler untuk penguatan karakter.
Jadi semua bekerjasama dan merupakan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan Anak yang sehat fisik dan mental, cerdas dan berkarakter.
Penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Orang Tua
📖 Regulasi terkait Penguatan Pendidikan Karakter
Ada sembilan regulasi untuk penguatan karakter. Selain itu berdasarkan asta cita atau cita cita ke empat yaitu : membangun sistem pendidikan nasional yang mengedepankan pembentukan delapan karakter utama bangsa.
Menurut bapak Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed (Mendikdasmen) penanaman pendidikan karakter tidak harus melalui teori tapi : pembiasaan -> Kebiasaan-> kepribadian-> peradaban.
📖 Strategi Penguatan Pendidikan Karakter melalui Program dan Kebijakan yaitu menggerakkan penguatan pendidikan karakter secara kultural dengan meningkatkan peran tripusat pendidikan menjadi Catur Pusat Pendidikan yaitu keluarga, satuan pendidikan, masyarakat dan media.
📖 Tantangan Penguatan Karakter yang menjadi kekhawatiran orang tua : generasi strawberry, obesitas, judi online, pornografi, narkoba, kecanduan gadget, gangguan mental, krisis moral dan etika, kemiskinan dan globalisasi dan budaya asing.
Untuk itu anak perlu ditangguhkan dulu supaya kuat menghadapi gempuran pengaruh dari luar yang banyak sekali.
Sebagai salah satu upaya memperkuat pembangunan SDM dengan penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan 7 KAIH, pertemuan pagi ceria, dan Gerakan kepanduan dan ekstra kurikuler lainnya.
📖 Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yaitu
Bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, tidur cepat.
Dalam proses pembentukan karakter ini dibutuhkan konsistensi dan juga kolaborasi Catur pendidikan.
Selain itu dilakukan dengan metode pembiasaan yang penuh kesadaran, bermakna dan menggembirakan.
📖 Peran orang tua dalam menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yaitu menjadi teladan, pembimbing, motivator dan evaluator.
Diskusi dengan anak misalnya dalam penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat mana yang paling susah dan ingin diperbaiki bersama dan lakukan satu per satu terlebih dahulu dan lakukan dengan bersama orangtua dan anak kemudian pihak sekolah juga memberikan apresiasi dan ada umpan balik.
Selain itu perlu juga diperhatikan mengenai prinsip 3S yaitu : screen time, screen break dan screen zona, dan juga menu makanan sehat sesuai isi piringku dan kebutuhan gizi dan nutrisi sesuai usia dan aktivitas anak.
Jadi orang tua yang HEBAT:
1. Hadirlah sebagai teladan
2. Edukasi anak lewat aktivitas harian
3. Beri pujian dan apresiasi
4. Ajak anak berpartisipasi aktif
5. Terhubung dengan guru dan sekolah
📖 orang tua dapat membuat jurnal ataupun bisa mengunduh buku panduan di bit.ly/Panduan-7KAIH